Penyakit PMK
**Waspada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Sapi** Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi perhatian dalam menjaga kesehatan ternak di Indonesia. Pada tahun 2026, pemerinta…
Baca selengkapnya
**Waspada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Sapi**
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi perhatian dalam menjaga kesehatan ternak di Indonesia. Pada tahun 2026, pemerintah terus memperkuat pengendalian PMK melalui vaksinasi, pengawasan lalu lintas ternak, serta peningkatan biosekuriti di tingkat peternak.
**Kenali tanda-tandanya:**
1. Demam dan nafsu makan menurun
2. Air liur berlebihan
3. Luka atau lepuh pada mulut dan lidah
4. Luka pada bagian kuku sehingga sapi sulit berjalan
5. Produksi susu dapat menurun pada sapi perah
**Apa yang harus dilakukan peternak?**
• Pisahkan segera ternak yang menunjukkan gejala.
• Hindari memindahkan atau menjual ternak yang sedang sakit.
• Bersihkan kandang dan peralatan serta lakukan desinfeksi.
• Jaga kebersihan orang, kendaraan, dan peralatan yang keluar-masuk kandang.
• Ikuti program vaksinasi sesuai arahan petugas kesehatan hewan.
• Segera laporkan ternak yang dicurigai PMK kepada petugas/dinas peternakan setempat.
Pemerintah pada 2026 menargetkan vaksinasi PMK secara bertahap di berbagai wilayah berisiko. Laporan resmi Ditjen PKH juga menyediakan pembaruan situasi penyakit hewan secara berkala.
**Mari bersama menjaga kesehatan ternak, melindungi peternak, dan mencegah penyebaran PMK.**
*Catatan: informasi ini bersifat edukasi. Untuk pemeriksaan dan penanganan ternak yang sakit, segera hubungi petugas kesehatan hewan.*
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi perhatian dalam menjaga kesehatan ternak di Indonesia. Pada tahun 2026, pemerintah terus memperkuat pengendalian PMK melalui vaksinasi, pengawasan lalu lintas ternak, serta peningkatan biosekuriti di tingkat peternak.
**Kenali tanda-tandanya:**
1. Demam dan nafsu makan menurun
2. Air liur berlebihan
3. Luka atau lepuh pada mulut dan lidah
4. Luka pada bagian kuku sehingga sapi sulit berjalan
5. Produksi susu dapat menurun pada sapi perah
**Apa yang harus dilakukan peternak?**
• Pisahkan segera ternak yang menunjukkan gejala.
• Hindari memindahkan atau menjual ternak yang sedang sakit.
• Bersihkan kandang dan peralatan serta lakukan desinfeksi.
• Jaga kebersihan orang, kendaraan, dan peralatan yang keluar-masuk kandang.
• Ikuti program vaksinasi sesuai arahan petugas kesehatan hewan.
• Segera laporkan ternak yang dicurigai PMK kepada petugas/dinas peternakan setempat.
Pemerintah pada 2026 menargetkan vaksinasi PMK secara bertahap di berbagai wilayah berisiko. Laporan resmi Ditjen PKH juga menyediakan pembaruan situasi penyakit hewan secara berkala.
**Mari bersama menjaga kesehatan ternak, melindungi peternak, dan mencegah penyebaran PMK.**
*Catatan: informasi ini bersifat edukasi. Untuk pemeriksaan dan penanganan ternak yang sakit, segera hubungi petugas kesehatan hewan.*

